Posts

Showing posts from January, 2016

Wisata Pacet Mini Park Mojokerto

Image
Salah satu tempat rekreasi yang bisa anda kunjungi di pacet yakni Pacet Mini Park , wahana tempat bermain mulai dari anak-anak sampai dewasa dapat kita jumpai saat kita berada di wisata ini.  Wisata ini berada di jalur utama dari Surabaya-Krian-Mojosari-Pacet lokasi tepat berada di sebelah kanan menuju pusat Pacet atau ke kawasan Pemandian air panas Padusan, jarak tempuh dari Surabaya hanya sekitar 2 jam perjalanan. Saat anda memasuki gerbang   Pacet Mini Park , anda akan disambut oleh patung Iguana yang tersenyum ramah, patung iquana seakan menjadi ikon dari tempat rekreasi in i.  Setelah itu anda akan menjumpai warung lesehan apung yang siap dengan hidangan-hidangan pilihan yang bisa mengisi perut. Saya sendiri belum sempat merasakan hidangan di warung apung ini. Ada juga kolam renang yang juga dilengkapi dengan perosotan serta Water Drum yang siap menumpahkan airnya sewaktu waktu.  Harga tiket masuk Pacet Mini Park sebesar 20 ribu rupiah untuk tiket terusan ke

Kuliner Yang Nyaris Terlupakan "Lontong Balap Surabaya"

Image
Lontong Balap Kuliner ini memiliki nama yang agak UNIK , kenapa " Balap"  karena dulunya para penjual lontong ini menjajakan barang dagangannya dengan cara dipanggul dengan ciri khasnya kuali tanah besar dengan anglo sebagai pemanasnya. Dengan memanggul dua beban yang lumayan berat di pundaknya, maka pola jalan si pedagang mirip orang yang sedang balapan. Masakan ini berbahan baku utama tauge atau kecambah, dengan tambahan tahu goreng diiris tipis,  "lentho"  yakni gorengan berbahan dasar singkong dicampur taburan kacang beras diatasnya. Bagi saya sendiri, setiap kali pulang ke Surabaya saya selalu menyempatkan diri untuk mencari kuliner ini, kebetulan di dekat rumah ada warung yang masih menyediakan kuliner ini. Bumbu dari masakan ini hanya taburan bawang goreng dan kunci utamanya adalah petis yang diulet dengan cabe. Seperti halnya lontong kupang kuliner ini juga menyertakan sate kerang sebagai pendamping. Lontong Balap ini sekaran

Kuliner Yang Terpinggirkan "Semanggi Surabaya"

Image
Kuliner ini sudah jarang kita jumpai, terakhir saya pernah merasakan kudapan ini di daerah wisata Tas dan Sepatu Tanggulangin Sidoarjo. Makanan ini sebenarnya mirip dengan pecel, namun bahan baku utama yang dipakai adalah daun semanggi dan sebagai bumbunya adalah kuah kental yang terbuat dari ketela pohon dan bumbu bumbu rempah lain termasuk cabe untuk rasa pedasnya. Sulitnya mencari   SEMANGGI  menjadikan kuliner ini semakin langka di pasaran.  Cara berjualannya Semanggi Surabaya pun sangat khas, layaknya seperti jamu gendong. Hampir semua penjualnya adalah ibu ibu.  Saya pernah bertanya kepada ibu ibu penjual ternyata mereka berasal dari pinggiran Surabaya, Gresik bahkan Lamongan. Ada yang berasal dari daerah Benowo, Balongpanggang dan Cerme. Rasa bumbunya sekilas memang mirip dengan pecel namun terasa lebih manis karena rasa singkongnya. Selain daun semanggi, sayur lain yang ditambahkan adalah kecambah atau toge. Tidak ada bahan lain yang ditambahkan kecuali krupuk

Lontong Kupang Surabaya

Image
Kuliner ini jelas tidak akan anda dapati di tempat lain, cuman ada di Surabaya dan Sidoarjo saja. Bahan utama dari masakan ini adalah  kupang , yakni sejenis kerang kecil yang memiliki cangkang lembut. Hewan ini biasanya ada di hulu hulu sungai yang mengarah ke laut. Tidak semua orang menyukai makanan ini karena faktor alergi. Namun jangan khawatir, sebagai penangkalnya adalah es kelapa muda yang memang biasanya dihidangkan menyertai kuliner ini.    Masakan ini terdiri dari lontong, kupang, bawang goreng dan tidak lupa petis sebagai bumbunya, biasanya dihidangkan bersama sate kerang. Penjual lontong kupang ini banyak anda temui di sekitar pantai Kenjeran dan daerah depan Comfeed Sidoarjo. Dulu masih banyak penjual lontong kupang yang menjajakan kuliner ini dengan cara dipanggul, namun sangat sulit sekarang untuk menjumpai pedagang lontong kupang ini. Harga yang ditawarkan beragam, biasanya dengan 8 ribu rupiah kita sudah bisa menikmatinya ditambah dengan 2 tusuk sate ke

Rujak Cingur Surabaya

Image
Kuliner khas Surabaya ini sama seperti rujak di daerah lain, yakni terdiri atas lontong, tahu dan tempe goreng, sayur mayur seperti kecambah atau toge, kangkung, mentimun, BENDOYO atau krai sejenis mentimun yang direbus terlebih dahulu, serta buah buahan seperti mangga muda, nanas, jambu monyet, kedondong, bengkoang, dll dan yang menjadi ciri khasnya tentu saja  CINGUR . Mungkin ada yang belum tahu apa itu Cingur, Cingur atau Congor adalah bagian moncong sapi, bagi sebagian orang mungkin merasa jijik melihatnya. Namun bila sudah dimasak dan dijadikan bagian dari komponen rujak wah rasanya sangat Mak Nyuss. Inilah kenapa kuliner satu ini dinamakan RUJAK CINGUR. Berbeda dengan istilah rujak di beberapa daerah, rujak di daerah Jawa Timur khususnya Surabaya, memiliki satu komponen yang tidak dimiliki rujak di daerah lain. Komponen tersebut yaitu PETIS . Bagi orang yang belum pernah melihatnya pasti akan jijik karena bentuk dan warnanya. Tapi jangan lupa RASA mengalahkan segalanya.